Tampilkan postingan dengan label RUMAH SEHAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RUMAH SEHAT. Tampilkan semua postingan

Tips Mencegah Penularan Penyakit Di Perumahan


Pada dasarnya persyaratan perumahan harus dipertimbangkan agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan, baik secara jasmani, rohani maupun social. Beberapa persyaratan agar penyakit tidak mudah menular dan kesehatan penghuni rimah tetap terjaga adalah :

  1. Tersedianya persediaan air bersih/air minum. Air bersih sangat diperlukan baik sebagai sarana pembersih maupun sebagai bahan untuk air minum harus memenuhi syarat-syarat kesehatan.
  2. Bebaskan Rumah dari vector atau binatang binatang pengerat. Keadaan rumah maupun halaman serta linkungannya menjamin tidak terdapatnya sarang vector atau binatang pengganggu lainya. Hal ini terkait dengan konstruksi maupun keadaan dan kelengkapan fasilitas yang digunakan seperti adanya tempat penyimpanan sampah yang baik, dan kebersihan yang selalu terjaga.
  3. Tesedianya tempat pembuangan tinja dan air limbah yang memenuhi syarat sanitasi. Luas ukuran kamar jangan sampai menimbulkan suasana ‘crowded “. Luas kamar minimum dalah ukuran 2,5m x 3 m dengan ketinggian langit-langit 2,75-3 m.
  4. Sediakan fasilitas untuk pengolahan dan penympanan makanan/minuman yang bebas dari pencemaran ataupun dari jangkauan vector maupun binatang pengerat.
(ahmad mutakabbir)


Read more...

Ventilasi Alam Yang Baik

Ventilasi alam yang baik dalam suatu ruangan memerlukan persyaratan-persyaratan tertentu diantaranya yang penting adalah luas lubang ventilasi tetap, minimum 5 % dari luas lantai ruangan, sedangkan luas ventilasi incidental ( yang dapat dibuka dan ditutup ) minimum 5 % luas lantai .

Penting untuk diperhatikan adalah :

  1. Udara yang masuk adalah udara yang bersih, tidak tercemar dari asap dapur, pembakaran sampah , atau sumber-sumber lain di sekitar pemungkiman.
  2. Aliran udara di atur dengan meletakkan lubang ventilasi yang berlawanan arah, tetapi perlu diingat jangan sampai menimbulkan aliran angin yang berlebihan.
  3. Kelembaban udara juga perlu mendapat perhatian, misalnya menanam pohon hias atau tumbuhan pelindung di halaman (untuk menghindari cahaya Matahari Langsung) sangat membantu dalam memberikan kesegaran udara.
  4. Penggunaan lampu penerangan dengan bahan bakar seperti lilin, petromaks/lampu minyak dan sebagainya akan menggunakan O2 dan menghasilkan CO2 . Oleh karena itu ventilasi harus mendapat perhatian lebih serius.

(ahmad mutakabbir)


Read more...

Berikan Pencahayaan Yang Cukup Di Rumah Anda

Ada dua macam pencahayaan yang dibutuhkan untuk rumah kita, yaitu cahaya alami dan cahaya buatan. Idealnya setiap ruangan mendapatkan cahaya matahari pagi untuk membunuh kuman-kuman dan untuk menghindari kelembaban undara. Namun tidak mudah untuk mendapatkan lahan diman posisi setiap ruang tersinari oleh sinar matahari pagi. Seminimal mungkin setiap ruangan mendapatkan cahaya alam baik secara langsung maupun tidak langsung

Pada prinsipnya cahaya yang diperlukan suatu ruangan harus mempunyai intensitas yang sesuai peruntukannya. Luas jendela untuk pencahayaan alam minimal 20 % luas lantai. Cahaya diukur dengan satuan foot candle (fc) atau lux. 1 lux terangnya sama dengan cahaya yang dihasilkan sebuah lilin standar pada jarak 1 kaki yang menerangi bundaran dengan jari-jari 1 kaki. Intensitas cahaya yang dibutuhkan setiap ruang berkisar antara 50-200 lux.

• Dapur memerlukan 200 lux
• Kamar tidur 100 lux
• Kamar mandi 100 lux
• Ruang makan 100 lux
• Ruang belajar sekurang-kurangnya 100 lux
• Ruang tamu di atur sesuai selera penghuni

Yang perlu diperhatikan dalam merancang letak lampu adalah jangan sampai menyilaukan mata. Sumber cahaya yang bergerak dan berkedip akan menyebabkan mata tidak nyaman. Warna cahaya untuk membaca atau menulis adalah putih atau tidak berwarna. Sedangkan untuk ruang tidur atau ruang tamu dapat dipilih sesuai selera, warna yang lembut misalnya hijau atau biru.
(ahmad mutakabbir)


Read more...

  ©Template by classicstudio,s blog.